Manajer Rumah Tangga

November 4th, 2008 by anggreini

Saya tidak terpengaruh oleh gegap gempita kemenangan Barack Obama, seperti banyak orang Indonesia yang sangat senang menyambut kemenangannya. Toh bagi saya, Obama atau Mc Cain sama aja… tidak akan berpengaruh pada Indonesia dan umat Islam di seluruh dunia. Saya sedang menikmati peran saya sebagai manager rumah tangga.

Setelah memiliki pembantu, otomatis tugas beberes rumah sudah tidak saya pegang untuk hari kerja. Kesibukan baru saya adalah menentukan menu di rumah, mengatur tugas dan mengevaluasi pekerjaan pembantu. Misalnya hari ini masak soto dan perkedel, lemari P3K harus dilap, dan kemarin capcaynya kurang minyak wijen….. hehehehe…. sekarang lagi mikir besok menu untuk esok hari, seru kan?

Hari ini saya juga mendapat masukan dari pembantu bahwa sebaiknya pemakaian pelembut pakaian dikurangi saja, untuk membuat pakaian lebih awet. Ah ide bagus bu…. Belanjaan saya berkurang. Tapi setelah ada pembantu, saya akui belanja rumah tangga saya menjadi lebih tinggi. Sebab saya jadi lebih suka goreng-goreng dan masak-masak, abis sekarang ga perlu mikirin rumah yang belum di pel, banyaknya setrikaan dan yang lain-lain. Akibatnya, pengeluaran bertambah 25 % hehehehe….. Jadi harus evaluasi dan cari jalan untuk mengembalikan pengeluaran rumah tangga kedalam kondisi semula. Sebab penghasilan saya tidak bertambah.

Manajemen Keuangan Ala Keluarga Herry Yanto

October 26th, 2008 by anggreini

Setelah berkeluarga, dalam hal finansial saya akui saya menjadi lebih tertib. Dari 5 kartu kredit tinggal 2 lagi dengan jumlah hutang yang semakin mengecil. Sekarang hutangku dibawah 3 juta. Suamiku pun demikian, lebih mampu mengatur pengeluaran sekarang. Dulu sih beliau sering kerja hingga larut, namun penghasilannya tak terlihat bentuknya. Sekarang beliau kerja sampai larut tapi mulai terlihat sedikit- demi sedikit, setidaknya sejak 2 bulan lalu Suamiku mulai teratur membayar cicilan rumah di bank.

Aku & Suamiku mulai menyisihkan penghasilan setiap hari. Setiap hari aku menyisihkan Rp. 5.000,- untuk tabungan dan Rp. 10.000,- untuk membayar pembantu. Uang  Rp. 5.000,- yang tidak berarti kalau kita belanjakan akan mempunyai arti kalau kita kumpulkan.  Peanuts ya kelihatannya…. tapi dari mengatur hal yang remeh temeh itulah kami hidup. Sebab jumlah Rp. 5.000 yang terkumpul selama setahun adalah Rp. 1.825.000 kalau 10 tahun? Jumlahnya bisa jadi uang pangkal anak masuk sekolah hehehhee…..

Untuk belanja sayur mayur saya memilih berbelanja di pasar tradisional, beras saya beli di Kulakan. Pengeluaran terbesar belanja bulanan adalah belanja daging, ikan & telur di pasar swalayan. Remeh temeh bgt yah…..

Forget about New Laptop, Kabel TV! Prioritas kami yang sekarang adalah pembenahan kondisi finansial, sebelum melakukan investasi yang lebih besar.

Rumah Kecilku

October 23rd, 2008 by anggreini

Walau sempat BETE berat, karena beli rumah kemahalan. Akhirnya aku dapat mencintai rumah itu dengan senang gembira. Rumah kecil daitas tanah 90 meter itu telah mencukupi kebutuhan kami akan tempat berteduh. Letaknya pun tak jauh dari Jalan Ir. Juanda, Depok. Dan segala kekurangannya, sedikit demi sedikit kekurangan sana-sini tertutupi dengan adjustment-adjustment yang kami buat. Sudah 5 hari kami berada di rumah itu. Aku sudah tahu jadwal sampah akan diangkut, Senin dan Kamis. Tiap hari sabtu dan minggu sore ada senam bersama di lapangan bulutangkis. Memang aku hanya baru bertamu ke dua rumah tetangga. Rencanaku sore ini aku akan berkeliling memperkenalkan diri pada tetangga dekat.

Aku bersyukur, bahwa ibu ku pernah mengajarkan tatacara memperkenalkan diri sebagai tetangga buru (THANKS MOM!). Dengan modal sedikit kue yang akan kubeli di hyperstore aku akan berkeliling setidaknya ke sepuluh rumah tetangga.

Doain yah…

Mudah2an tetangganya pada baik-baik.

Semakin Sayang

September 17th, 2008 by anggreini

Sebenarnya aku senang sekali nge-blog, tapi biasanya page yang aku sering isi di multiply bukan di friendster, karena di friendster kesannya kok lebih ribet daripada di Multiply. Namun karena ada seorang teman yang mulai merasa tidak nyaman dengan kuantitas tulisan yang aku buat disana, maka akhirnya aku terfikir untuk memberdayakan lagi page ku di sini.

Btw, dulu kalau ada kenalan yang bilang kalo hubungan pasangan dalam pernikahan lebih indah dibandingkan hubungan pasangan ketika pacaran aku hanya akan mencibir. Kemudian dalam hati berkata, “ah situ aja yang kurang harmonis kali semasa pacaran,”

Tapi setelah mengalami sendiri masa-masa pernikahan ini, ternyata kok ya memang Indah. Bahkan kegiatan makan bersama yang rutin dilakukan setiap hari juga terasa indah (masih 6 bulan sih, tapi semoga bertahan selamanya yah, Amien). Walau dengan keterbatasan yang kami miliki, seperti belum punya meja makan, tapi terasa lebih nikmat ketimbang makan di hotel mewah tidak bersamanya. Kegiatan - kegiatan kecil, seperti berkebun, mencuci piring dan memasak yang kami lakukan bersama juga kok ya indah. Sehingga setiap hari hingga sekarang kami sering memanjatkan syukur kepada Allah atas anugerahnya ini.

Ada kawan yang bilang kalo manisnya pernikahan hanya akan terasa 6 bulan saja, lewat dari itu akan menjadi sesuatu yang rutin dan membosankan…. ih.. mudah-mudahan engga deh… Aku pengen pernikahanku bersama si Mas teteup langgeng dan bahagia seperti sekarang.

Antara Droste, Anthon Berg & Ritter Sport Extra Dark Chocolate

September 14th, 2008 by anggreini
Saya dan suami adalah penikmat coklat. Kebetulan kemarin, ketika belanja dua mingguan ke Tiptop saya lihat di rak permen dan coklat, berbungkus-bungkus Droste Pastilles berbagai rasa menyapa saya berulang-ulang. Suami sempet melarang dengan alasan bahwa saya harus mengurangi asupan saya. Namun ketika saya menampakan wajah memelas, akhirnya saya diizinkan untuk memasukan sebungkus Droste Pastiles Extra Dark 75 % ke dalam troli. Mmmm… ketika mengantri sudah terbayang enaknya kepingan coklat extra dark akan membelai lidah. Tak tahan akan godaannya, maka saya membuka coklat tersebut untuk dinikmati bersama suami di dekat tempat parkir. Hehehe, habis setengah….
Eh, gambar droste dan anthon berg yang saya sisipkan bukan gambaran coklat yang sebenarnya yah, hanya untuk memberikan bayangan saja.

Selang 2 jam kemudian, ketika main-main ke Ace Hardware, saya mendapati sebuah coklat yang belum saya kenal menyapa saya. Dia menyebutkan nama dan asalnya, namanya Anthon Berg asal dari Denmark, tidak seperti temannya si Droste yang dari Holland, kandungan coklatnya hanya 72 %. Ketika sahur tadi mas Herry bilang enakan rasa si Droste walau harganya sama. Trus aku cobain … ternyata benar yang dikatakan Mas ku, tapi teuteup favoritku adalah Ritter Sport Fine Extra Dark Chocolate. Rasanya pas bagi lidahku. Baik Droste maupun Ritter Sport yang Extra Dark, enak banget kalau dicampurkan dengan susu panas. Namun, kalau rasanya kalau untuk dilarutkan bersama susu panas sih, memang menang Droste, mmmmm eeenakkkkkkkk deh….

Tips kecil Mengurangi Sampah Rumah Tangga

April 21st, 2008 by anggreini

Membeli barang-barang kemasan isi ulang  seperti refiil minyak goreng, refiil kecap, refiil pembersih lantai dan sebagainya tentunya lebih murah daripada membelinya dalam kemasan botolan. Biasaya ibu-ibu rumah tangga akan lebih menyukai berbelanja barang-barang tersebut karena nilai ekonomisnya. Namun biasaya kemasan plastik barang-barang tersebut dibuang begitu saja setelah habis. Kalau dihitung-hitung akan sangat banyak sampah yang terkumpul dari kemasan-kemasan refiil tersebut. Duh, mana sampah plastik tidak bisa diuraikan oleh mikroba di tanah pula…..

Nah, ada baiknya memanfaatkan kemasan yang tidak dipakai tersebut sebagai pengganti polly bag. Lumayan lah, bisa dipergunakan untuk menanam bumbu-bumbu dapur yang sering kita pergunakan. Contoh bahan-bahan yang dapat menanam : Jahe, Lengkuas, kunyit, kencur, cengek (cabe rawit), cabe merah/hijau, saledri, bawang daun dan sebagainya.

Hari minggu lalu aku baru menanam bawang putih, bawang merah dan saledri di dalam, Can’t hardly wait euy untuk memanennya…..

Kantong Kempes

January 26th, 2007 by anggreini

Sudah beberapa bulan ini kantongku kempes. EHheheehe….. maklum banyak utang, jadi sekali dapat rejeki langsung untuk bayar2 utang…. jadi deh selalu kosong. Kalo kata adank sih konsekwensi dari gaya hidup berselera tinggi ku. Walau menurutku sih biasa2 saja, baju tak banyak, perhiasan pun tak ada…. jadi kenapa yah? oh itu sisa perjalanan ku yang kemana2 namun belum dibayar2. Jadi deh numpuk terus beserta bunganya.

Mudah2an aku bisa dapat rejeki lebih banyak dan hutangku tambah sedikit.

CUKUP SUDAH

October 15th, 2006 by anggreini

Hari ini aku harus mengatakan CUKUP pada :

1. Makanana-makanan berkolesterol tinggi

2. Ketidakseriusan dalam bekerja

3. Kebimbangan untuk menjalankan ibadah

4. Eksperimen dalam hubungan dengan lawan jenis.

Mengenai yang pertama, aku harus katakan cukup karena aku mulai merasakan ketidakberesan dalam tubuhku setelah memakan makanan berkolesterol tinggi. Kepala ku jadi migran, setelah menikmati sop konro. Selama ini aku tenang-tenang saja walau tubuh sudah overweight 13 kilo karena aku belum merasakan ketidakberesan. Tapi setelah merasakannya aku segera tahu bahwa jika aku tak menghentikan kebiasaanku melahap makanan berkolesterol tinggi maka akibat lebih fatal dapat aku rasakan.

Kedua, telah 2 tahun aku menjadi orang yang tidak serius dalam bekerja. Setelah lepas dari WISATA, ritme kerja ku pun berubah secara bertahap. Dibulan ketujuh di Apeksi, aku menjadi orang yang santai dalam bekerja. Saat ini, setelah berevaluasi sejenak dan berfikir panjang akan dampaknya yang pasti terasa oleh diriku sendiri, maka aku memutuskan untuk kembali gila kerja. Aku tak mau menjadi tidak terampil dan semakin kehilangan kemampuan menganalisa sesuatu (walau kepemilikan kemampuan ini sebenarnya rendah).

Ketiga, selama ini aku selalu mencari pembenaran untuk tidak melaksanakan ibadah dengan benar. Akhirnya akupun lelah, karena harus bergumul diri sendiri dan sebenarnya aku kangen juga untuk kembali bermesraan dengan Allah.

Keempat, setelah putus dari Herry aku menjadi membabi buta dalam berhubungan dengan lawan jenis. Gampang sekali menjalin hubungan  dengan pria walau tanpa perasaan. Eksperimen dengan hubungan tanpa ikatan, hubungan jarak jauh, TTM-lah, membuat Capek rasanya…. dan walaupun tidak berdampak negatif padaku, tapi aku tidak mau membuat orang lain menjadi obyek pelarianku. Ada rasa berdosa setiapkali aku memulai hubungan dengan mereka, karena aku menganggap mereka sebagai Herry. Sepertinya saat ini lebih baik mencurahkan fikiran pada pekerjaan dan hobi fotografi ku saja, tentu tak akan menghasilkan perasaan bersalah jika aku bereksperimen pada hal-hal tersebut

Hobi kumpul-kumpul ???

October 10th, 2006 by anggreini

akhir pekan???

Selalu saja orang tua ku ngomel-ngomel ga jelas kalo melihat aku sudah berdandan rapi di akhir pekan. Hobi kok kumpul-kumpul??? aku hanya nyengir….. kenapa ya aku suka banget kumpul2…. meski ketika kumpul2 harus nungguin temen lama, harus nyisihin uang buat makan di tempat ngumpul, harus dengar teriakan2 ga jelas…. tapi aromanya berbeda lebih lepas.

aku bisa hanya mengamati teman-teman sekitar, atau mendengar curhatan teman yang baru ditolak oleh seorang gadis, atau gosip tentang kelakuan teman-teman yang ajaib. sering kali pula melakukan hal-hal ajaib bersama-sama. ini  yang tidak dilakukan jika berkumpul dengan keluarga. Thats why aku senang kumpul-kumpul… gitu loh….

akhir-akhir ini aku mulai suka ikut hunting bareng fn, padahal dulu aku selalu menghindari kegiatan hunting berombongan besar begitu. ternyata asik juga…  sekarang selain dengan anak2 alumni kmb, milis krl mania bertambah deh dengan anak2 fn…. yang jelas selalu kumpul-kumpul. setidaknya dengan kumpul2 bisa mendapat informasi baru (walo kadang hanya gosip hihiihhihi)

Fotografi : Beda Analog dan Manual

October 8th, 2006 by anggreini

Kamera analog itu kamera yang masih menggunakan teknik analog untuk pengambilan gamar dengan media film sebagai penyimpan/perekam (mungkin karena ini orang banyak yang lebih suka bilang kamera film). Kamera jenis ini yang umum digunakan menggunakan film ukuran 35mm. Film 35mm nama lain dari 135film punya ukuran lebar 35mm (dengan ukuran gambar 36×24 mm) - kita biasa sebut negatif / klise.
Kamera Digital itu kamera yang pengambilan gambarnya dengan cara digital dengan media penyimpanan memory (flash - seperti SD, MMC, CF, etc) yang bisa juga merekam suara pada beberapa jenis kamera.
Kamera manual itu kamera yang segala pengaturan (fokus, speed, aperture) untuk pengambilan gambar dilakukan secara manual oleh fotografer - Kamera seperti ini biasanya SLR / DSLR (Digital Single Lens Reflex).
Kamera otomatis itu kamera yang pengaturannya dilakukan secara otomatis oleh kamera itu sendiri - Kamera seperti ini biasanya kamera saku /pocket. Meskipun sekarang Kamera saku dapat di set manual demikian juga sebaliknya SLR dapat di set otomatis

beda kamera ANALOG dan Manual, ANALOG kita bagi dua jenis:
1. Kamera SLR dan pocket, kedua-duanya dapat menggunakan auto metering, yang biasa disebut point and shoot, karena keduanya sama menggunakan lensa auto focus (AF) beda untuk SLR lensanya dapat di set ke manual dan metering tetep auto atau kedua2nya manual.
2. Kamera manual, kamera jenis ini terbagi dua, yang dengan dan tanpa aperture metering, yang tanpa metering biasanya dibantu alat aperture/flash meter. dan untuk yang dilengkapi metering biasanya dengan jarum ini harus di set manual baik unutk kecepatan shutter dan bukaan diaframanya. dan lensanya hanya manual focus (MF)

Untuk kamera manual di nikon tipe SLR di kenal dengan FM (Full Mechanic) dengan lensa MF dan ANALOG di kenal dengan F (film) dengan lensa AF.