Iseng-Iseng Ke Bandung

Bandung1_1  Kemarin (8/9/05) aku iseng-iseng ke Bandung, karena aku dan Intan (My beloved Friend since elementary school) iseng-iseng pengen jalan-jalan. Aku ke Bandung dari Jakarta, sedangkan Intan Ke Bandung dari Cirebon. Rencana kami baru dibuat sehari sebelum keberangkatanku. Itupun tanpa persiapan….dan mikir mau kemana, yang penting cabut Jack!! Aku memang lagi ingin merubah suasana dan rindu pada kawan lamaku itu. Sudah hampir setahun kami tidak bertemu. Sekalian merayakan kepindahannya kembali ke Bandung dari Cirebon. Rencananya sih dia mau hidup mandiri di sana.

SawahbandungRencananya aku akan bolos kerja tapi ketika pagi hari dia mengatakan di telpon bahwa ia akan tiba di Kota Kembang pukul 11 setelah itu ia akan mengurus masalah kos2annya, sehingga aku memutuskan untuk ke Kantor terlebih dahulu. Di kantor waktu berjalan ga terasa tahu2 jam 11 Intan menelponku, segera aku lari  ke gambir pukul 11.15 dari kantor.  Dalam jadwal keberangkatan kereta yang aku akses melalui internet kereta berangkat pukul 11.35, segera aku menyeto taksi aku tiba di gambir pukul 11.26 segera aku lari menuju loket penjualan karcis. Alhamdulillah kereta baru berangkat pukul 11.45 menurut jadwal yang tertempel di loket. Lega, masih ada 15 menit tersisa, segera aku menuju kios buku dan majalah mencari-cari buku untuk dibaca selama 3 jam di kereta api nanti. Ah, ada buku Soe Hok Jie, Orang-orang yang berada di persimpangan kiri jalan, buku tsb sebenarnya adalah skripsi yang ditulisnya.

Segera aku naik ke jalur 2 untuk menunggu kereta datang. Namun apa daya ternyata kereta datang terlambat dan baru berangkat 55 menit dari jadwal yang ditulis di loket tadi. Ah sial……. iseng2 aku jeprat-jepret kuli angkut yang sedang beristirahat di stasiun Gambir. Sejak menurunnya jumlah penumpang akibat perang tarif pesawat, otomatis mereka lebih banyak nganggurnya ketimbang bekerja. Terenyuh juga hatiku memikirkan nasib mereka. Dijaman yang susah ini, kehidupan terasa makin menjepit bagi banyak rakyat kecil.

Ketika kereta tiba, segera ku masuki gerbong 1 kelas bisnis dan mencari tempat duduk NO. 4 D. Beruntung hari kamis, bukan hari yang ramai sehingga aku dapat menguasai No. 4 C sekaligus, nyamannya…… Selama 30 menit tenggelam dalam buku Orang2 yang berada di simpang kiri jalan mataku lelah. Kemudian aku mengambil posisi berbaring dan lelap selama 45 menit. Ketika bangun ku dapati pemandangan alam yang indah diluar jendela. Iseng-iseng aku berjalan ke pintu bagian penghubung gerbong di kiri-kanan kulihat seorang lelaki menikmati pemandangan alam dengan membuka pintu sambil merokok. Damn….. It so Beautiful !!! Segera aku kembali ke tempat duduk dan mulai menjepret sana sini . Walaupun ternyata gambar yang aku hasilkan tidak bagus karena aku harus berjuang mengatur posisi dan kecepatan kamera. hanay dapat 5 gambar dan itupun tak bagus…. Tapi sudahlah….segitupun aku bersyukur karena dapat menikmati pemandangan alam yang indah sepanjang perjalanan.

Leave a Reply