BERSIH-BERSIH CURUG CILEMBER
Saturday, May 6th, 2006Tak ada kenikmatan yang lebih indah dari aktivitas yang berkaitan dengan alam. Menghirup udara segar, merasakan tetesan embun memandang hijau dedaunan membuat jiwa terserap pada keindahannya. Namun acap kali manusia-manusia penikmat menodai keindahannya dengan segala bentuk pengrusakan dan tebaran sampah. Dan ketika alam yang ramah itu ternoda, aktivitas yang berkaitan dengan alam tersebut pasti terganggu.
Dengan keinginan untuk mengurangi pengrusakan dan sampah di Curug Cilember, kami ber 20 (umumnya anggota FN) membuat gerakan bersih-bersih curug Cilember. Sambil membelah alam, melewati beberapa longsoran, pohon-pohon tumbang, semak belukar serta air terjun kami menemukan banyak sekali sampah-sampah yang ditebarkan para penikmat alam. Dari mulai bungkus permen, sachet kopi bubuk hingga baju dan celana dalam pria, yang membuat kami tertawa terbahak-bahak karena tidak hanya menemukannya sekali namun berkali-kali.
Tentang Curug Cilember
Sebenarnya kali ini adalah kali pertama aku bertandang ke air terjun tersebut. Curug Cilember dapat ditempuh dari kota Bogor dengan menggunakan angkutan umum yang mengarah ke Cisarua. Curug ini berada di daerah mega mendung, dan hanya berbekal pesan pada supir angkot saya dan Mutia menemukan jalan terluar menuju curug Cilember tersebut. Ojek, kemudian mengantarkan kami menuju pintu gerbang curug Cilember. Curug CIlember mempunyai 7 air terjun. Hal yang istimewa di Curug ini bukan terletak pada tinggi atau debit airnya, namun pada medan yang harus ditempuh oleh para penikmat alam.
Curug cilember, yang berada di pengunungan pangrango relatif tertata baik ketimbang wana wisata Curug-curug dikaki gunung Salak. Curug Cilember pun relatif lebih bersih, karena menurut guide kami setiap seminggu sekali ada warga yang bergantian membersihkan curug-curug di wilayah Cilember ini. Namun ada saja manusia yang selalu meninggalkan jejak pengrusakan dan sampah, sehingga dari hasil-hasil bersih-bersih kami terkumpullah 10 sampah dalam plastik besar.
Semoga kegiatan bersih-bersih ini dapat dilakukan di tempat wisata lainnya juga. Doaku sih, semoga para penikmat alam lebih sadar lingkungan sehingga tidak akan ada sampah-sampah lagi yang menodai keindahan alam ini