Bukannya Sombong………..

Sore seperti biasa aku menaiki kereta rel ekonomi (KRL) menuju bogor. Syukurlah sore itu kereta tidak padat. Namun kelegaan tersebut tergusur oleh lalu lalang pedagang yang membuat berdiri tak leluasa. Aku ngerti sih, mereka harus mencari nafkah demi membuat periuk nasi di rumah mereka tetep ngepul. Tapi kan kalo nyodok-nyodok kaki, daku tak nyaman….. hiks…..hiks….

Selain pedagang berlalu lalanglah para pengamen dan pengemis serta salah satu profesi yang paling ku benci di kereta api yaitu : penyapu kereta.

Ada  3 alasan ku membencinya profesi itu :

  1. Mereka tidak benar-benar menyapu kereta karena sampah yang ada di kereta bukannya menghilang sering kali malah tambah kotor kereta gara-gara disapu sembarangan.
  2. Sering kali mereka dengan sengaja menyapu dengan keras-keras… sehinga debunya kemana-mana.
  3. Mereka sering memaksa meminta uang dengan cara me-ngelapkan tangan mereka yang kotor pada baju penumpang , dan menarik-narik celana penumpang. (tolong dong,….bajuku kan mau ku pakai sholat setibanya di rumah, walopun gw bukan orang yang religious enough).

Menurutku kenapa mereka ga berganti profesi menjadi pemungut bekas gelas air mineral sih? sepertinya profesi itu lebih terhormat ketimbang menjadi penyapu yang mengganggu orang di kereta.

Leave a Reply